default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Meskipun Ditetapkan Tersangka, Rommy Masih Tersenyum dan Berkacamata Hitam

Meskipun Ditetapkan Tersangka, Rommy Masih Tersenyum dan Berkacamata Hitam
Peristiwa Nasional
Romahurmuziy atau Rommy Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat digiring ke mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan, kantor KPK, di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3/2019) siang.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA - Romahurmuziy atau Rommy Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setelah dilakukan pemeriksaan selama 1X24 jam,  akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. 

Meskipun sudah dinyatakan bersalah dan mengenakan rompi oranye atau rompi tahanan, Rommy masih tetap tersenyum menggunakan kacamata hitam.

Dibandingkan dengan semalam, Rommy terlihat berbeda. Saat dibawa wajahnya ditutup dengan masker, memakai topi dan kacamata hitam.

Tidak hanya itu, kedua tangan Rommy diborgol ketika keluar dari gedung KPK menuju mobil untuk ditahan. 

Meski melempar tersenyum dan memakai kacamata hitam, Rommy tetap berusaha menutupi borgol di lengannya dengan menggunakan topi dan secarik kertas.

Saat wartawan mencoba melempar pertanyaan, Rommy hanya tersenyum tanpa mengeluarkan sepatah kata sedikitpun. 

Menurut informasi, Ketua Umum PPP ini, ditahan di Rutan baru KPK belakang Gedung Merah Putih (K4) mulai hati ini.

Sementara Laode Muhammad Syarief Wakil Ketua KPK mengatakan, Rommy ditetapkan sebagai tersangka suap terkait seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama tahun 2018-2019.

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dan menetapkan tiga orang tersangka dalam kesempatan ini," ujar Laode dalam konferensi pers di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3/2019) siang.

Bukan Romahurmuziy, dua tersangka lainnya masing-masing Haris Hasanudin Kepala Kantor Kemenag Wilayah Jawa Timur dan Muhammad Muafaq Wirahadi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, JawaTimur.

Laode mengatakan, dalam perkara tersebut, Rommy bersama-sama dengan beberapa orang pihak Kementerian Agama RI menerima suap dengan tujuan untuk mempengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi di Kemenag khususnya di kabupaten Gresik dan Jawa Timur.

Untuk barang bukti, kata Laode, KPK berhasil mengamankan uang tunai Rp 156.758.000 yang berasal dari orang-orang yang ditangkap.


Kontributor : Asikin
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar