default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Geliat Pariwisata, Untuk Siapa?

Geliat Pariwisata, Untuk Siapa?
Suara Pembaca
Destinasi wisata air terjun Damar Wulan, Sumbersalak Ledokombo (Foto : Yuda)
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

Oleh: Laily Ch, S.E (Pemerhati Sosial Ekonomi)

Bunga desa, tak berlebihan jika ungkapan ini disematkan pada sektor pariwisata, yang memiliki daya tarik mempesona, indah dilihat dan dapat memukau mata sehingga orang akan tertarik untuk menghampirinya. Tak ayal  sektor ini banyak digiatkan oleh pemimpin-pemimpin daerah. Konon bisa meningkatkan taraf perekonomian masyarakat didalamnya. Benarkah demikian? 


Sektor Unggulan

Dalam skala nasional, sektor pariwisata menjadi primadona baru bagi pembangunan nasional. Sumbangan devisa maupun penyerapan tenaga kerja dalam sektor ini amat signifikan bagi devisa negara. Bahkan menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya,diperkirakan pada 2019 pariwisata sudah mengalahkan pemasukan devisa dari industri kelapa sawit (CPO). (detik.com)

Pernyataan tersebut disambut serius oleh pemerintah di daerah. Pemkab Jember, salah satunya, tak mau ketinggalan dengan daerah lain yang serius menggarap pariwisata dengan menjadikannya salah satu program prioritas pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) tahun 2019.

Untuk mendukung kedua program tersebut, Bupati Jember Hj. Faida, MMR mengatakan, Pemkab Jember akan menuntaskan penyediaan taman-taman publik di tingkat kecamatan, yang dilengkapi dengan lapangan olahraga dan fasilitas UMKM, serta tempat untuk bershalawat.

Pemkab Jember juga bakal melakukan pemeliharaan untuk 55 jembatan di Jember dengan anggaran sebesar Rp 5 miliar. Tiga diantaranya yakni jembatan Jarwo di Jl Mastrip, jembatan Semanggi di Jl Bengawan Solo, dan jembatan Cokro di Jl HOS Cokroaminoto.

"Nanti Jembatan Jarwo, Semanggi dan Cokro akan diubah dan ditata sebagai jembatan zaman now. Dipercantik supaya menjadi spot selfie. Jembatan Semanggi nanti akan terang benderang karena dilengkapi lampu warna warni," ujarnya (17/10/2018). (Surya.co.id)

Sementara di daerah pesisir akan dibangun tiga dermaga pesisir di sejumlah pantai selatan (Puger, Payangan dan Getem) yang bakal digunakan menjadi dermaga angkutan barang dan jasa. Dermaga itu juga diharapkan akan menjadi daya tarik bagi wisatawan. 


Menyisakan Problem Sosial

Pergeseran jati diri sebuah daerah memang akan mempengaruhi segala kebijakan terhadap daerah tersebut, dan hasilnya bisa dilihat dan dirasakan sendiri oleh masyarakat.

Sebelumnya, Pemkab Jember fokus pada Jember maju iptek dan imtaq, Jember sehat serta Jember kuat dan bersih. Namun di tahun 2018 ini kami fokuskan pada Jember mandiri dan Jember menjadi kota wisata yang berbudaya," ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR kepada wartawan usai menghadiri Musrenbang di aula Pemkab Jember, Kamis (29/3/2018). (JatimTimes.com)

Sepanjang 2018, angka kriminalitas di Kabupaten Jember mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017. Menurut Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo dalam konferensi pers analisa dan evaluasi kinerja Polres Jember tahun 2018, kriminalitas paling dominan adalah peredaran narkoba.

Jamak diketahui bahwa peredaran narkoba kian melesat seiring dengan banyaknya cafe, hotel, dan berbagai tempat wisata lainnya yang dijadikan ajang transaksi maupun pesta narkoba.

Himbauan dari pihak kepolisian kepada pengelola tempat-tempat wisata agar menjaga tempatnya bersih dari prostitusi, narkoba dan judi bisa jadi terus dilakukan. Namun bisnis ketiganya dibalik menjamurnya pariwisata terlalu menggiurkan untuk ditinggalkan begitu saja oleh para kapital.

Sebab dalam sistem kapitalisme yang mengatur kehidupan kita saat ini, menjalankan bisnis semata bisnis, mengabaikan halal haram, yang penting keuntungan dan keuntungan.

Kejamnya lagi, para kapital bahkan tak peduli akibat rakusnya mereka lalu berdampak pada hancurnya generasi negri ini serta musnahnya sumber daya alam akibat terus dieksploitasi. Sehingga patut kita bertanya, geliat pariwisata  sesungguhnya untuk siapa di negri ini? 


Kontributor : Suara Pembaca
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar